Sriwijaya
Air berkonsentrasi pada bisnis penerbangan penumpang dan layanan
pengiriman barang, dengan jangkauan nasional maupun regional. Sejak
berdiri pada 10 November 2003, Sriwijaya air berhasil mencapai
target-target yang dikemas dalam misi dan visinya, seperti:
mengedepankan layanan berkualitas, menjadi maskapai penerbangan yang
mampu bersaing secara nasional maupun regional, siap berekspansi bisnis
pada level dunia, mengadopsi tekonologi terkini dan manajemen perusahaan
yang efektif dan efisien, mengundang turis domestik dan internasional
ke berbagai destinasi, serta untung secara bisnis.
Maskapai
Sriwijaya Air yang berbasis di Jakarta, berhasil bertahan dan keluar
dari krisis global 2008 tanpa kerugian yang berarti. Bahkan terus
melakukan ekspansi ke timur Indonesia dengan armada-armada baru.
Misi
Moto kami adalah menjadikan semua pihak rekan kami saat terbang. Kami
tahu saat ini siapapun bisa terbang, namun kami membawa terbang
pelanggan-pelanggan kami dengan kebanggaan serta reputasi tinggi yang
terimplementasi dalam layanan berkualitas dalam proses pra-penerbangan,
di dalam pesawat maupun paska-penerbangan.
Sejarah
PT
SRIWIJAYA AIR lahir sebagai perusahaan swasta murni yang didirikan oleh
Chandra Lie, Hendry Lie, Johannes Bunjamin, dan Andy Halim. Sriwijaya
air kemudian memulai usahanya dengan bermodalkan satu armada Boeing
737-200. Beberapa tenaga ahli yang turut menjadi pionir berdirinya
Sriwijaya Air diantaranya adalah Supardi, Capt. Kusnadi, Capt. Adil W.,
Capt. Harwick L., Gabriella, Suwarsono dan Joko Widodo.
Pada
tahun 2003, tepat pada hari Pahlawan, 10 November, Sriwijaya Air
memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute
Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan
Jakarta-Pontianak PP. Saat ini, Sriwijaya Air memiliki 24 Armada Boeing
dengan melayani total 33 rute termasuk rute regional Medan-Penang PP dan
rute international lainnya. Dalam rangka pengembangan rute dan pangsa
pasar, tahun ini Sriwijaya Air akan mendatangkan tambahan armada Boeing
seri 737-300, 737-400 dan 737-700 New Generation (NG).
Dalam
perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air melakukan kerjasama
dengan PT Aero Nusantara Indonesia (ANI) dan Garuda Maintenance Facility
(GMF) sebagai maintenance provider terpercaya di Indonesia yang
bertaraf internasional. Kerjasama ini dimaksudkan aagar para pelanggan
Sriwijaya Air akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang optimal.
Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki Sriwijaya Air merupakan sumber
daya manusia (SDM) pilihan yang terampil, ramah dan terpercaya.

